Rabu, 28 September 2011

10 Gejala Pemanasan Global

10 GEJALA PEMANSAN GLOBAL



Ada yang bilang pemanasan global itu hanya khayalan para pecinta lingkungan. Ada yang bilang itu sudah takdir. Ilmuwan juga masih pro dan kontra soal itu. Yang pasti, fenomena alam itu bisa dirasakan dalam 10 kejadian berikut ini. Dan yang pasti ini bukan imajinasi belaka, sebab kita sudah mengalaminya.
  • Kebakaran hutan besar-besaran
Bukan hanya di Indonesia, sejumlah hutan di Amerika Serikat juga ikut terbakar ludes. Dalam beberapa dekade ini, kebakaran hutan meluluhlantakan lebih banyak area dalam tempo yang lebih lama juga. Ilmuwan mengaitkan kebakaran yang merajalela ini dengan temperatur yang kian panas dan salju yang meleleh lebih cepat. Musim semi datang lebih awal sehingga salju meleleh lebih awal juga. Area hutan lebih kering dari biasanya dan lebih mudah terbakar.
  • Situs purbakala cepat rusak
Akibat alam yang tak bersahabat, sejumlah kuil, situs bersejarah, candi dan artefak lain lebih cepat rusak dibandingkan beberapa waktu silam. banjir, suhu yang ekstrim dan pasang laut menyebabkan itu semua. Situs bersejarah berusia 600 tahun di Thailand, Sukhotai, sudah rusak akibat banjir besar belum lama ini.
  • Ketinggian gunung berkurang
Tanpa disadari banyak orang, pegunungan Alpen mengalami penyusutan ketinggian. Ini diakibatkan melelehnya es di puncaknya. Selama ratusan tahun, bobot lapisan es telah mendorong permukaan bumi akibat tekanannya. Saat lapisan es meleleh, bobot ini terangkat dan permukaan perlahan terangkat kembali.
  • Satelit bergerak lebih cepat
Emisi karbon dioksida membuat planet lebih cepat panas, bahkan berimbas ke ruang angkasa. Udara di bagian terluat atmosfer sangat tipis, tapi dengan jumah karbondioksida yang bertambah, maka molekul di atmosfer bagian atas menyatu lebih lambat dan cenderung memancarkan energi, dan mendinginkan udara sekitarnya. Makin banyak karbondioksida di atas sana, maka atmosfer menciptakan lebih banyak dorongan, dan satelit bergerak lebih cepat.
  • Hanya yang Terkuat yang Bertahan
Akibat musim yang kian tak menentu, maka hanya mahluk hidup yang kuatlah yang bisa bertahan hidup. Misalnya, tanaman berbunga lebih cepat tahun ini, maka migrasi sejumlah hewan lebih cepat terjadi. Mereka yang bergerak lambat akan kehilangan makanan, sementar mereka yang lebih tangkas, bisa bertahan hidup. Hal serupa berlaku bagi semua mahluk hidup termasuk manusia.
  • Pelelehan Besar-besaran
Bukan hanya temperatur planet yang memicu pelelehan gununges, tapi juga semua lapisan tanah yang selama ini membeku. Pelelehan ini memicu dasar tanah mengkerut tak menentu sehingga menimbulkan lubang-lubang dan merusak struktur seperti jalur kereta api, jalan raya, dan rumah-rumah. Imbas dari ketidakstabilan ini pada dataran tinggi seperti pegunungan bahkan bisa menyebabkan keruntuhan batuan.
  • Keganjilan di Daerah Kutub
Hilangnya 125 danau di Kutub Utara beberapa dekade silam memunculkan ide bahwa pemanasan global terjadi lebih “heboh” di daerah kutub. Riset di sekitar sumber airyang hilang tersebut memperlihatkan kemungkinan mencairnya bagian beku dasar bumi.
  • Mekarnya Tumbuhan di Kutub Utara
Saat pelelehan Kutub Utara memicu problem pada tanaman danhewan di dataran yang lebih rendah, tercipta pula situasi yang sama dengan saatmatahari terbenam pada biota Kutub Utara. Tanaman di situ yang dulu terperangkap dalam es kini tidak lagi dan mulai tumbuh. Ilmuwan menemukan terjadinya peningkatan pembentukan fotosintesis di sejumlah tanah sekitar dibanding dengan tanah di era purba.
  • Habitat Makhluk Hidup Pindah ke Dataran Lebih Tinggi
Sejak awal dekade 1900-an, manusia harus mendaki lebihtinggi demi menemukan tupai, berang-berang atau tikus hutan. Ilmuwan menemukan bahwa hewan-hewan ini telah pindah ke dataran lebih tinggi akibat pemanasan global. Perpindahan habitat ini mengancam habitat beruang kutub juga, sebab es tempat dimana mereka tinggal juga mencair.
  • Peningkatan Kasus Alergi
Sering mengalami serangan bersin-bersin dan gatal di matasaat musim semi, maka salahkanlah pemanasan global. Beberapa dekade terakhir kasus alergi dan asma di kalangan orang Amerika alami peningkatan. Pola hidupdan polusi dianggap pemicunya. Studi para ilmuwan memperlihatkan bahwa tingginya level karbondioksida dan temperatur belakangan inilah pemicunya. Kondisi tersebut juga membuat tanaman mekar lebih awal dan memproduksi lebih banyak serbuk sari.
Sumber :


 http://aa-pemanasanglobal.blogspot.com/2009/05/10-gejala-pemansan-global.html

Senin, 19 September 2011

Anugerah Ozon 2011

Penerima Anugerah Ozon 2011 adalah sejumlah pihak yang dinilai berkontribusi dalam upaya perlindungan lapisan ozon. Anugerah Ozon 2011 yang diberikan oleh Kementerian Lingkungan Hidup Indonesia merupakan ajang penghargaan yang pertama kali dilakukan. Penerima Anugerah Ozon Tahun 2011 sejumlah delapan pihak.
Anugerah Ozon merupakan penghargaan dari Kementerian Lingkungan Hidup kepada pihak-pihak yang berperan aktif memberikan kontribusi dalam upaya perlindungan lapisan ozon. Pemberian Anugerah Ozon merupakan rangkaian peringatan Hari Ozon Internasional di Indonesia.
Penerima Anugerah Ozon didasarkan pada kriteria sebagai berikut:
  • Perorangan, Industri atau Lembaga Riset yang berhasil mengembangkan inovasi teknologi dalam mengurangi emisi Bahan Pencemar Ozon;
  • Industri yang berhasil dalam penggunaan alternatif pengganti BPO yang dapat mengurangi dampak buruk terhadap lingkungan secara mandiri;
  • Peneliti atau Akademisi yang aktif melakukan penelitian tentang Perlindungan Lapisan Ozon;
  • Pemerintah Daerah yang berhasil mengembangkan kebijakan dan progam Perlindungan Lapisan Ozon;
  • Perorangan atau Organisasi yang berhasil dalam meningkatkan kepedulian masyarakat dalam perlindungan lapisan ozon, misalnya pengurangan penggunaan BPO, pengurangan dampak buruk radiasi UV dan lain-lain.
Penerima Anugerah Ozon 2011. Anugerah Ozon 2011 diberikan langsung kepada 8 penerima oleh Menteri Lingkungan Hidup, Gusti Muhammad Hatta pada tanggal 16 September 2011 silam bertempat di Pusat Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, Taman Mini Indonesia Indah.
Delapan penerima Anugerah Ozon 2011 ini terdiri atas satu orang pribadi, satu orang peneliti, satu lembaga atau organisasi, dua perusahaan swasta, dan tiga pemerintah daerah. Adapun 8 penerima Anugerah Ozon 2011 itu adalah:
  • Agus Maulana (kategori perorangan)
  • Prof. Dr. Ir. Aryadi Suwono, Peneliti Institut Teknologi Bandung (kategori peneliti)
  • Pusat Karantina Tumbuhan, Kementerian Pertanian (kategori lembaga atau organisasi)
  • PT Holcim (kategori perusahaan swasta)
  • PT Hartindo (kategori perusahaan swasta)
  • Pemda Provinsi Yogyakarta (kategori pemerintah daerah)
  • Pemda Provinsi Banten (kategori pemerintah daerah)
  • Pemda Provinsi DKI Jakarta (kategori pemerintah daerah)
Sayangnya saya tidak mendapatkan data tentang pertimbangan yang mendasari penetapan para penerima Anugerah Ozon 2011 tersebut. Saya telah mengirimkan email kepada Asisten Deputi Urusan Mitigasi dan Pelestarian Fungsi Atmosfer, Kementerian Lingkungan Hidup, namun belum mendapatkan balasan.
Yang sedikit saya ketahui profilnya adalah salah satu penerima Anugerah Ozon 2011. Ialah Prof. Dr. Ir. Aryadi Suwono yang sejak 1983 memimpin beberapa mahasiswa dan dosen ITB melakukan penelitian bahan pendingin (refrigeran) campuran untuk menggantikan bahan freon yang selama ini digunakan untuk AC. Hasilnya pada 1996 mereka berhasil menemukan bahan pendingin untuk air conditioner yang ramah lingkungan berbasis hidrokarbon yang kemudian dipasarkan dengan merek Hycool. Hycool mampu menghemat pemakaian listrik antara 12-24 persen, ramah lingkungan karena tidak merusak ozon dan tidak mengakibatkan pemanasan global, serta bisa memperpanjang usia kompresor AC.
Yang pasti Anugerah Ozon 2011 yang diberikan oleh Kementerian Lingkungan Hidup patut kita apresiasi. Semoga dengan pemberian penghargaan ini akan memacu berbagai pihak berkontribusi dalam upaya perlindungan lapisan ozon.

Hewan Endemik Indonesia

Fauna atau binatang endemik adalah gejala yang dialami oleh organisme (fauna) untuk menjadi unik pada satu lokasi geografi tertentu, seperti pulau, lungkang (niche), negara, atau zona ekologi tertentu. Untuk dapat dikatakan endemik suatu satwa harus ditemukan hanya di suatu tempat dan tidak ditemukan di tempat lain.
Indonesia merupakan negara dengan tingkat endemik (endemisme) yang tinggi. Diperkirakan Indonesia mempunyai lebih 165 jenis mamalia endemik, 397 jenis burung yang endemik Indonesia, lebih dari 150 reptilia, dan lebih dari 100 spesies ampibi yang tercatat endemik di Indonesia.
Burung celepuk siau salah satu satwa endemik Indonesia (gbr: www.birdlife.org)
Beberapa fauna (binatang) endemik yang terdapat di Indonesia antara lain:
  1. Anoa dataran rendah (Bubalus depressicornis) di Sulawesi
  2. Anoa Pegunungan (Bubalus quarlesi) endemik Sulawesi
  3. Babirusa (Babyrousa babyrussa) di Sulawesi
  4. Badak bercula satu atau badak jawa (Rhinoceros sondaicus) di Jawa
  5. Badak Sumatra (Dicerorhinus sumatrensis) endemik di Sumatera
  6. Bajing palawan (Sundasciurus juvencus) Bali dan Sumatera
  7. Bajing tanah (Lariscus hosei) endemik pulau Kalimantan
  8. Bajing telinga botol (Callosciurrus adamsi) endemik Kalimantan
  9. Banteng (Bos javanicus) di Jawa
  10. Bekantan atau Kera hidung panjang (Nasalis larvatus) endemik Kalimantan
  11. Beruk mentawai (Macaca pagensis) endemik Kepulauan Mentawai
  12. Burung Anis sulawesi (Cataponera turdoides) di Sulawesi
  13. Burung beo nias (Gracula religiosa robusta) endemik pulau Nias
  14. Burung elang flores (Spizaetus floris) endemik Flores
  15. Burung elang jawa (Spizaetus bartelsi) di Jawa
  16. Burung cenderawasih (Paradisea sp.) di Papua
  17. Burung Celepuk siau (Otus siaoensis) pulau Siau, Sulawesi Utara
  18. Burung Cerek Jawa (Charadrius javanicus) di Jawa
  19. Burung maleo (Macrocephalon maleo) di Sulawesi
  20. Burung rangkong (Buceros rhinoceros) di Kalimantan
  21. Burung Sempidan Kalimantan (Lophura bulweri) di Kalimantan
  22. Burung Trulek Jawa (Vanellus macropterus) pulau Jawa
  23. Harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae) di Sumatera
  24. Hiu karpet berbintik (Hemiscyllium freycineti) endemik Papua
  25. Ikan arwana emas (Scleropages formosus) endemik pulau Sumatera
  26. Jalak bali (Leucopsar rothschild) di Bali
  27. Kadal coklat Kalimantan (Lanthanotus borneensis) di Kalimantan
  28. Kambing Hutan Sumatera (Capricornis sumatraensis sumatraensis) di Sumatera
  29. Kancil Jawa (Tragulus javanicus) endemik Jawa
  30. Kanguru Pohon Mantel Emas (Dendrolagus pulcherrimus) di Papua
  31. Kasuari Gelambir Tunggal (Casuarius unappendiculatus) di Papua
  32. Kasuari Kerdil (Casuarius bennetti) endemik Papua
  33. Katak tanpa paru-paru (Barbourula kalimantanensis) Kalimantan
  34. Kelelawar berjenggot coklat dan ekor selubung (Taphozous achates) di Nusa Penida
  35. Kelinci belang sumatera (Nesolagus netscheri) endemik Sumatera
  36. Kera belanda (Nasalis larvatus) di Kalimantan
  37. Kera hitam sulawesi (Macaca nigra) endemik Sulawesi Utara
  38. Kodok Darah (Leptophryne cruentata) endemik Jawa Barat
  39. Kodok Pohon Ungaran (Philautus jacobsoni) endemik Jawa Tengah
  40. Komodo (Varanus komodoensis) di Nusa Tenggara Timur (P. Komodo)
  41. Kucing bakau (Prionailurus bengalensis javanensis) di Jawa
  42. Kucing merah (Felis badia) endemik pulau Kalimantan
  43. Kukang Jawa (Nycticebus javanicus) pulau Jawa
  44. Kura-kura berleher ular (Chelodina mccordi) di Pulau Rote NTT
  45. Kus-kus Sulawesi (Strigocuscus celebensis) endemik pulau Sulawesi
  46. Landak jawa (Hystrix javanica) endemik Jawa
  47. Landak sumatera (Hystrix sumatrae) endemik Sumatera
  48. Landak kalimatan (Thecurus crassispinis) endemik Kalimantan
  49. Lutung dahi putih (Presbytis frontata) endemik Kalimantan
  50. Lutung jawa (Trachypithecus auratus) endemik Jawa
  51. Lutung merah (Presbytis rubicunda) satwa endenik Kalimantan
  52. Macan Dahan (Neofelis diardi) endemik Sumatera dan Kalimantan
  53. Macan tutul jawa (Panthera pardus) di Jawa
  54. Monyet ekor babi (Simias concolor) kepulauan Mentawai
  55. Musang Sulawesi (Macrogalidia musschenbroeckii)
  56. Orangutan sumatera (Pongo abelli) di Sumatera
  57. Orang utan kalimantan (Pongo pygmaeus) di Kalimantan
  58. Owa jawa (Hylobates moloch) fauna endemik Jawa
  59. Owa-owa (Hyllobates muelleri) di Kalimantan
  60. Penyu lekang (Lepidochelys olivacea) di Jawa
  61. Rusa bawean (Axis kuhlii) endemik pulau Bawean
  62. Rusa timor (Cervus timorensis) endemik Bali, Irian Jaya
  63. Siamang (Hylobates syndactylus) di Sumatera
  64. surili (Presbytis comata) di Jawa
  65. Tarsius (Tarsius bancanus) di Sulawesi Utara
  66. Tupai mentawai (Tupaia chrysogaster) Kepulauan Mentawai.
Untuk mengetahui detail ciri fisik, perilaku, persebaran, jumlah populasi, habitat, klasifikasi ilmiah dan status konservasi serta gambar dan foto dari masing-masing satwa endemik di atas bisa mengklik link tautan yang tersedia.
Semoga endemisme (tingkat endemik) satwa yang tinggi yang dipunyai Indonesia mampu kita lestarikan sebagai warisan buat anak cucu kita.
Referensi:
  • id.wikipedia.org/wiki/Endemisme;
  • www.iucnredlist.org
  • artikel-artikel terdahulu alamendah.wordpress.com

Hewan di Indonesia yang Hampir Punah

1. Hiu karpet berbintik (Hemiscyllium freycineti)



Berpola kulit yang indah, hiu ini memiliki kemiripan yang luar biasa dengan kulit macan tutul. Heksagonal cokelat bintik, dengan pusat-pusat pucat, penuh di seluruh tubuh bagia atas. Kecil bintik-bintik gelap menutupi moncong, dan besar, gelap yang terletak tepat di belakang sirip dada. Kedua sirip punggung dan sirip anus ditempatkan di belakang tubuh,pada ekor teb


habitatnya pada air dangkal di terumbu karang, pasir dan rumput laut yh lebat, berada didaerah papua
2. Badak Jawa (Rhinoceros sondaicus)



panjangnya bisa mencapai 2-4 meter, tingginya 170cm dan beratnya mencapai 900 – 2,300 kg.


Statusnya sangat terancam, WWF melidungi hewan ini,badak Jawa adalah salah satu mamalia besar paling langka di dunia . Nama rhinoceros berasal dari bahasa Yunani untuk 'nose horn', dan badak Jawa memiliki satu tanduk di moncongnya itu, seperti tanduk badak, tidak memiliki inti yang kurus tapi terdiri dari serat keratin. Dewasa dalam warna abu-abu, dan memiliki penampilan yg berlapis baja disebabkan oleh lipatan dalam kulit berbulu. Kita dapat menemui hewan ini di Taman Nasional Ujung Kulon, Banten
3. Babirusa Sulawesi (Babyrousa celebensis)



Tergolong kedalam hewan yang rentan kepunahannya redaftar didalam data hewen yg hampir punah didunia.


Babirusa Sulawesi jelas diketahui menghuni semenanjung utara dan utara-bagian timur Sulawesi, dan jangkauan dapat juga meliputi pusat, timur dan selatan-timur Sulawesi, meskipun studi lanjut pada penggolongan / taksonomi hewan ini diperlukan sebelum hal ini dapat dikonfirmasi. Beratnya mencapai 600kg, Hidup di hutan hujan dan beriklim tropis.
4. Maleo (Macrocephalon maleo)


Ukurannya 55-60 cm


termasuk ke dalam hewan yang terancam populasinya,


Habitatnya di sulawesi dan pulau buton. Tinggal di dataran rendah dan pantai


Burung mencolok ini memiliki khas kurus, gelap pada mahkota pelindung kepala, wajah berwarna kekuningan. Paha yang hitam, dan perut putih, dengan warna merah muda pada dorsal(dada). Burung langka ini biasanya diam, tetapi, terutama di sekitar sarang sangat menjaga, dapat memancarkan suara sangat luar biasa. Ini termasuk ringkikan keras dan, ketika dalam perebutan, seperti bebek ber-kwek
5. Anoa dataran rendah (Bubalus depressicornis)


panjang ekor: 40 cm, Kepala+ panjang badan: 180 cm, jantan tinggi: 27-37 cm, betina height: 18-26 cm.


Spesies ini endemik untuk pulau Sulawesi Indonesia, di mana jangkauan membentang sekitar 5.000 km², Sesuai dengan namanya jenis ini mendiami hutan dataran rendah. Hal ini juga terjadi di daerah berawa dan di masa lalu tercatat dari daerah pesisir
6. Kelelawar berjenggot coklat dan ekor selubung (Taphozous achates)


kelelawar ini mesih memiliki data yang kurang, tapi habitanya adalah Indonesia
7. Kus-kus Sulawesi (Strigocuscus celebensis)


pajang badan dan ekornya hampir sma loh gan Kepala-badan panjang: 294-380 mm, panjang ekor : 270-373 mm. Kuskus Sulawesi kecil adalah mungil, possum-seperti marsupial, dengan lembut, pucat dan bulunya agak jarang. Endemik dari Indonesia, kuskus ini hanya ada di Sulawesi dan pulau-pulau dekat Sangihe, Siau dan Muna
8. Anoa Pegunungan (Bubalus quarlesi)


Panjang kepala-badan: 150 cm, ekor: 24 cm, tinggi bahu: 70 cm, Tanduk: 15 - 20 cm


Anoa gunung adalah hewan yg terancam punah, hewan ini adalah subfamili sapi liar, namun karena ukurannya yang kecil, itu lebih mirip dengan rusa.


Anoa gunung hewan endemik Indonesia, ada hanya di provinsi Sulawesi dan pulau dekat Buton


Sangat sedikit yang diketahui tentang preferensi habitat anoa gunung, karena itu adalah pemalu dan sedikit yg mempelajarinya. Hewan ini diketahui hidup di ketinggian antara 500 dan 2000 meter, namun laporan-laporan berbeda pada habitat lain. Ada yang mengatakan bahwa anoa pegunungan mendiami wilayah hutan lebat yang vegetationally beragam, sedangkan laporan lainnya yang suka area hutan yang relatif terbuka dengan kepadatan tanaman adapun yg mengatakan padadi sekitar daerah terbuka dan sumber-sumber air
9. Jalak bali (Leucopsar rothschildi)



Panjang: 25 cm, Berat 85-90 gr


Populasinya sangat terancam,jalak Bali merupakan salah satu burung paling langka di dunia dan relatif baru bagi ilmu pengetahuan menjadi yang pertama dijelaskan pada 1912 oleh Walter Rothschild. pada jalak bali dewasa memiliki sayap putih dengan strip hitam, ekor tipis dan biru di sekitar mata. Hewan endemik bagi pulau Bali di Indonesia dan sebelumnya ditemukan di sepanjang barat laut dari pulau ketiga.Mendiami hutan monsun dan akasia sabana.

Sumber: Blog Dalimunthe

Hewan-hewan yang terancam punah

1. Badak Sumatra
Badak Sumatra (Dicerorhinus sumatrensis) adalah badak berukuran paling kecil di antara semua spesies badak di dunia. Badak kebanggaan Indonesia yang hidup di pulau Sumatera ini dinyatakan terancam punah karena saat ini hanya tersisa sekitar enam populasi di alam liar atau tinggal 300 ekor saja. Faktor utama berkurangnya jumlah badak ini adalah perburuan liar. Di pasar gelap, cula badak ini dihargai 30.000 dolar AS atau setara dengan Rp 300 juta per kilogram. Selain itu, tingkat keberhasilan pengembangbiakan badak yang sangat kecil turut menuntun hewan ini menuju kepunahan.

2. Paus Abu-Abu

Lembaga International Union for Conservation of Nature (IUCN) menyatakan pada 2008 bahwa jumlah paus abu-abu (Esrichtiius robustus) berada dalam level aman. Namun, itu hanyalah paus abu-abu yang hidup di sejumlah tempat konservasi, bukan di alam liar. Sejak tahun 1947 pada masa-masa perburuan paus abu-abu, jumlah hewan berbobot 30 ton itu terus berkurang dan belum kembali normal hingga sekarang. Dari 100 paus abu-abu, kini hanya tersisa 23 betina yang masih mampu bereproduksi di wilayah perairan Pasifik Selatan.

3. Serigala Merah
Anda pernah menonton film animasi Ice Age? Film ini menceritakan kehidupan unik sejumlah satwa pada zaman es, zaman dimana hampir seluruh permukaan bumi ditutupi es. Nah, percaya atau tidak, hewan bernama serigala merah (Canis lupus rufus) ini adalah salah satu hewan "Ice Age" yang masih hidup hingga kini. Para ilmuwan mengestimasi hanya ada 100 serigala merah di alam liar Carolina Utara, Amerika Serikat, dan sekitar 150 ekor di beberapa fasilitas penangkaran.

4. Harimau Siberia
Harimau Siberia atau disebut juga harimau amur (Panthera tigris altaica) adalah spesies harimau yang pernah tinggal di wilayah Cina, Semenanjung Korea, dan Mongolia. Namun, kini hewan tersebut hanya bisa bebas berkeliaran di Rusia, di wilayah perlindungan kawasan Amur-Ussuri. Sejumlah ahli meyakini masih terdapat 350 hingga 450 hewan ini di alam liar.

5. Musang Berkaki Hitam
Akibat ulah manusia yang terus membabat alam liar tanpa henti, musang berkaki hitam (Mustela nigripes) hampir punah dari muka bumi. Hewan asli Amerika Utara ini kini dinyatakan sebagai mamalia paling terancam punah di kontinen AS. Hewan malam hari atau nokturnal ini memburu hewan pengerat, prairie dog sebagai makanan utama. Seiring menurunnya jumlah populasi hewan buruannya, jumlah musang berkaki hitam ini juga ikut berkurang.

6. Buaya Filipina
Sesuai namanya, buaya Filipina (Crocodylus mindorensis) adalah spesies buaya yang dilindungi di Filipina. Berdasarkan survei pada 1995, buaya bertubuh relatif kecil ini hanya tersisa 100 ekor di Filipina. Hal ini menjadikan buaya tersebut sebagai satu dari spesies hewan paling terancam di dunia.

7. Gorila Gunung
Sejak gorila gunung (Gorilla beringei beringei) ditemukan akhir 1902, jumlah populasi hewan ini terus berkurang akibat pembalakan liar, perburuan massal, dan perdagangan hewan ilegal. Saat ini, jumlah primata yang mampu hidup di daerah dingin maupun panas ini hanya ada 720 ekor yang tersebar di wilayah Uganda.

8. Hiu Gangga
Hiu penghuni Sungai Gangga di India bernama hiu gangga (Glyphis gangeticus) ini merupakan satu dari 20 daftar hiu terancam punah versi IUCN. Hiu yang memiliki reputasi sebagai pemakan manusia ini banyak diburu untuk diambil minyaknya. Selain itu, semakin tercemarnya Sungai Gangga menjadi faktor lain yang menyebabkan spesies ini kian sulit ditemukan.

9. Orangutan Sumatra
Satu lagi hewan terancam punah dari Tanah Air, Orangutan Sumatra (Pongo abelii). Primata langka bertubuh lebih kecil dari dua spesies orangutan yang lain ini adalah pemakan buah-buahan dan serangga. Seperti biasa, penyebab berkurangnya jumlah mereka adalah habitat yang hancur dan perburuan liar. Orangutan ini termasuk salah satu hewan yang memiliki kemampuan reproduksi rendah. Pongo abelli betina hanya mampu melahirkan tiga anak selama masa hidupnya.

10. Burung Kondor California
Burung kondor California (Gymnogyps californianus) adalah burung pemakan bangkai asal California, AS, yang mempunyai masa hidup paling panjang dibanding burung lain, yaitu sekitar 50 tahun. Gara-gara perburuan liar dan berkurangnya habitat, burung langka ini hampir punah secara keseluruhan pada 1980. Namun berkat upaya konservasi dari berbagai ahli hewan, burung ini selamat. Kini, terdapat 332 Burung Kondor California di beberapa penangkaran, termasuk 152 ekor di alam liar.

Sumber: http://tekno.liputan6.com/read/240286/s..
 
Taman Nasional Wasur merupakan perwakilan dari lahan basah yang paling luas di Papua/Irian Jaya dan sedikit mengalami gangguan oleh aktivitas manusia.
Sekitar 70 persen dari luas kawasan taman nasional berupa vegetasi savana, sedang lainnya berupa vegetasi hutan rawa, hutan musim, hutan pantai, hutan bambu, padang rumput dan hutan rawa sagu yang cukup luas. Jenis tumbuhan yang mendominasi hutan di kawasan taman nasional ini antara lain api-api (Avicennia sp.), tancang (Bruguiera sp.), ketapang (Terminalia sp.), dan kayu putih (Melaleuca sp.).
Jenis satwa yang umum dijumpai antara lain kanguru pohon (Dendrolagus spadix), kesturi raja (Psittrichus fulgidus), kasuari gelambir (Casuarius casuarius sclateri), dara mahkota/mambruk (Goura cristata), cendrawasih kuning besar (Paradisea apoda novaeguineae), cendrawasih raja (Cicinnurus regius rex), cendrawasih merah (Paradisea rubra), buaya air tawar (Crocodylus novaeguineae), dan buaya air asin (C. porosus).
Keanekaragaman hayati bernilai tinggi dan mengagumkan di Taman Nasional Wasur, menyebabkan kawasan ini lebih dikenal sebagai “Serengiti Papua”.


 
Lahan basah di taman nasional ini merupakan ekosistem yang paling produktif dalam menyediakan bahan pakan dan perlindungan bagi kehidupan berbagai jenis ikan, udang dan kepiting yang mempunyai nilai ekonomis tinggi.
Berbagai jenis satwa seperti burung migran, walabi dan kasuari sering datang dan menghuni Danau Rawa Biru. Oleh karena itu, Danau Rawa Biru disebut “Tanah Air” karena ramainya berbagai kehidupan satwa. Lokasi ini sangat cocok untuk mengamati atraksi satwa yang menarik dan menakjubkan.
 
Beberapa lokasi/obyek yang menarik untuk dikunjungi:
Danau Rawa Biru, Ukra, Maar, Kakania, Dikbob, Rawa Panjang, Pilmul. Pengamatan satwa, danau, menyelusuri sungai, berkuda dan wisata budaya.
Yanggandur, Soa, Ukra, Onggaya. Savana, pengamatan satwa, menyelusuri sungai, memancing, dan wisata budaya.
Musim kunjungan terbaik: bulan Juli s/d Nopember setiap tahunnya.
Cara pencapaian lokasi: Dari Jayapura ke Merauke (Plane) dengan waktu 1,5 jam, kemudian dari Merauke ke lokasi menggunakan kendaraan roda empat dalam waktu satu sampai dua jam melalui jalan trans Irian (Jayapura-Merauke).

 
 
Sumber: http://www.dephut.go.id/INFORMASI/TN%20INDO-ENGLISH/tn_wasur.htm

Limosa limosa si Burung Pengembara

Taman Nasional Wasur merupakan kawasan pelestarian alam yang mempunyai potensi keanekaragam yang sangat tinggi, salah satunya adalah keanekaragaman jenis-jenis burung migran. Sampai saat ini di TN Wasur telah tercatat 403 species burung dengan 74 species diantaranya endemik Papua dan diperkirakan terdapat 114 species yang dilindungi. Keberadaannya sebagai daerah lahan basah merupakan habitat penting bagi burung-burung air di Indonesia khususnya burung migran yang berasal dari Australia dan New Zealand dan memiliki arti penting bagi kepentingan internasional sebagai tempat persinggahan ribuan burung migrasi.

Kata migrasi diturunkan dari kata migrat (Latin) yang berarti pergi dari satu tempat ke tempat lain atau juga bermakna bepergian ke berbagai tempat (Peterson, 1986). Migrasi dalam kehidupan hewan dapat didefinisikan sebagai pergerakan musiman yang dilakukan secara terus menerus dari satu tempat ke tempat lain dan kembali ke tempat semula, biasanya dilakukan dalam dua musim yang meliputi datang dan kembali ke daerah perkembangbiakan (Alikondra, 1990).
Migrasi merupakan pola adaptasi perilaku yang dilakukan oleh beberapa jenis satwa liar. Pola migrasi yang dilakukannyapun berbeda setiap jenis satwa, tergantung pada keadaan, waktu dan berbagai penyebab keadaan. Ada yang melakukan migrasi karena satwa tersebut pergi untuk mendapatkan makanan, perkembangbiakan dan perubahan musim pada bumi belahan utara maupun selatan sehingga menuntut satwa berpindah untuk mempertahankan hidupnya, baik dari dingin maupun panas.
Pada dasarnya, Migrasi dapat dibagi menjadi dua jenis yaitu migrasi musiman dan migrasi harian. Migrasi musiman biasanya berhubungan dengan perubahan iklim. Migrasi ini dapat dilakukan menurut garis lintang, ketinggian tempat maupun secara lokal, sedangkan migrasi harian disebut juga pergerakan harian karena beberapa satwa liar melakukan pergerakan harian selama 24 jam untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.
Salah satu contoh satwa yang melakukan migrasi setiap tahunnya adalah burung pantai yang mengembara dari tempat berbiakanya di daerah tundra Arktik menuju ke Selatan untuk menghindari musim dingin pada bulan September – April. Banyak burung-burung pantai yang beristirahat dan mencari makan di wilayah Asia. Sementara yang lainnya meneruskan perjalanan menuju Australia dan Selandia Baru. Pada Bulan Mei dan Agustus ketika musim panas tiba di belahan bumi utara, mereka kembali ke Utara untuk berkembang biak.
Rute perjalanan burung biasanya disebut sebagai jalur terbang (flyway) dimana jalur terbang untuk Asia Timur – Australasia merupakan salah satu dari beberapa jalur terbang di dunia. Pada jalur terbang ini terdapat rangkaian kawasan lahan basah dimana burung pengembara beristirahat dan makan, salah satunya di Taman Nasional Wasur.
Pada tanggal 6-11 November 2009 telah dilakukan survei oleh staf Wildlife Conservation Society — Indonesia Program (WCS-IP), didampingi oleh beberapa staf Taman Nasional Wasur melakukan survey tentang burung-burung air di TN Wasur. Adapun jenis-jenis burung air yang teridentifikasi di TN Wasur adalah berjumlah 46 jenis burung air. Diantara hasil survey tersebut ditemukan jenis burung pantai biru-Iaut ekor-hitam (Limosa Iimosa) berbendera yang ditandai di Cina berada di Rawa Dogamit SPTN Wilayah II Ndalir TN Wasur pada koordinat 08" 38' 16.3" S 140° 32’ 05.0" E. Hal ini nampak jelas dilihat dari posisi bendera yang terletak pada kaki burung sebelah kanan dengan warna putih hitam. Ini menunjukkan indikasi bahwa lokasi tersebut aktif dijadikan persinggahan burung migran pada saat melakukan migrasi ke selatan maupun ke utara.
TN Wasur telah banyak melakukan inventarisasi jenis-jenis burung yang ada di kawasan. Ada beberapa tempat yang menjadi objek kegiatan inventarisasi, salah satunya pada bulan Mei 2010 di hutan jarang melaleuca SPTN Wilayah II Ndalir merupakan habitat yang paling banyak dijumpai jenis burung yaitu sebanyak 27 jenis atau 61,36 % dari jenis-jenis burung yang ada, dengan jumlah populasi sebanyak 168 ekor. Lima belas jenis diantaranya hanya dijumpai di habitat tersebut, antara lain Kepudang sungu hitam, Cambuk papua, Sericornis, Bubut coklat, Remetuk, Kuka bura perut merah dan Ibis suci. Kemudian diikuti oleh habitat ecoton hutan jarang melaleuca & hutan monsoon sampai dengan habitat sekitar Rawa Dogamit.
Serta habitat hutan pantai merupakan daerah yang kurang dijumpai jenis-jenis burung yaitu hanya sebanyak 18 jenis atau 41 % dari total burung yang ada dengan jumlah populasi sebanyak 114 ekor dan beberapa jenis diantaranya hanya dijumpai di habitat tersebut, yaitu Trinil pantai, Camar angguk hitam, Undan kacamata / pelican, Dara laut jambon, Kirik-kirik Australia, Dara laut tengkuk hitam dan Dara laut kecil. Data tersebut merupakan hasil kegiatan ketika dilakukan musim penghujan.
Ketika musim kemarau, data jenis burung yang ada lebih banyak dibandingkan musim hujan. Berdasarkan hasil inventarisasi November 2008 Balai TN Wasur mencatat ada sejumlah 39 (tiga puluh sembilan) burung air di Rawa Dogamit dan 30 (tiga puluh) di Pantai Ndalir dan 52 (lima puluh dua) di hutan monsoon dan jarang melaleuca. Hal ini menunjukkan bahwa TN Wasur merupakan persinggahan burung-burung air ketika belahan bumi utara dingin.
Keberadaan burung migran di TN Wasur banyak terdapat pada daerah-daerah seperti rawa permanen yang tidak mengalami kekeringan sepanjang tahun seperti Rawa Dogamit dan Rawa Mblatar SPTN Wilayah II Ndalir. Daerah ini ketika musim kemarau merupakan tempat berkumpulnya berbagai jenis burung migran untuk mencari makan karena pada tempat tersebut ikan berkumpul dalam jumlah yang cukup banyak.
Pelestarian burung air bermigrasi tergantung pada pengelolaan yang memadai dari suatu jaringan kerja menyeluruh yang melibatkan lokasi yang memiliki kepantingan secara intemasional. Taman Nasional Wasur Sejak tahun 1996, sudah masuk dalam Jaringan Kerja Lokasi Jalur Terbang Asia Timur – Australasia. Di Indonesia sendiri hanya Taman Nasional Wasur yang targabung dalam kalompok kerja Jalur Tarbang Asia Timur - Australasia.
Ada beberapa permasalahan yang harus diperhatikan di dalam menjaga burung-burung migran dari bahaya kepunahan di Taman Nasional Wasur, antara lain :
a) Hilangnya habitat dan perubahannya.
b) Gangguan oleh manusia.
c) Pemangsa.
d) Adanya tanaman yang bukan tanaman asli yang mendominasi kawasan tarsebut.
e) Parubahan iklim.
Namun secara umum, terdapat 2 (dua) macam ancaman utama bagi burung pantai di Indonesia, yaitu perubahan peruntukan dan perusakkan habitat serta perburuan. Penggunaan racun dan pestisida dalam pertanian ditengarai juga merupakan ancaman potensial bagi burung air. Meskipun demikian, diperlukan penelitian yang lebih mendalam untuk menentukan tingkat gangguan yang ditimbulkannya.
Sampai saat ini tidak ada peraturan perundang-undangan khusus yang berkaitan dengan burung pantai di Indonesia. Undang-undang perlindungan yang ada saat ini adalah UU No. 5/1990 mengenai sumber daya alam hayati dan ekosistemnya, yang kemudian didukung oleh PP No. 7 tahun 1999. Dibawah Undang-undang ini, sekitar 400 jenis burung di Indonesia telah mendapat perlindungan. Sayangnya, hanya 9 jenis burung pantai yang termasuk jenis yang dilindungi. Undang-undang tersebut melarang untuk menangkap memelihara dan memperjualbelikan jenis-jenis burung yang dilindungi, termasuk bagian-bagian tubuh dan telurnya, baik hidup maupun mati.
Indonesia telah menjadi anggota dari berbagai perjanjian dan kerjasama internasional dibidang perlindungan hidupan liar, termasuk burung pantai. Diantaranya seperti CITES dan Convention on Biodiversity. Pada tahun 1991, Indonesia telah meratifikasi Konvensi Ramsar mengenai lahan basah yang memiliki kepentingan internasional, khususnya sebagai habitat burung air. Melalui konvensi ini, setiap negara anggota mengajukan lokasi lahan basah tertentu yang telah memenuhi kriteria, sebagai lahan basah yang memiliki kepentingan internasional dan kemudian membuat dan melakukan rencana pengelolaan kawasan tersebut beserta sumber daya di dalamnya. Masyarakat internasional juga diharapkan dapat membantu usaha tersebut. Indonesia telah memasukan Taman Nasional Berbak di Jambi dan Taman Nasional Wasur di Papua sebagai situs Ramsar. Kedua kawasan tersebut telah diketahui sebagai lokasi penting persinggahan burung pantai yang bermigrasi.
Untuk perlindungan burung pantai migran, Indonesia juga telah turut serta dalam kesepakatan multilateral negara-negara di kawasan Asia dan Oseania yang disebut East Asian – Australasian Shorebird Site Network. Sama halnya dengan Konvensi Ramsar, dalam kesepakatan ini setiap negara anggota diharuskan untuk mengajukan lokasi-lokasi yang penting bagi persinggahan burung migran. Taman Nasional Wasur telah diajukan sebagai lokasi tersebut.
Ada beberapa hal yang menjadi cacatan kedepan di dalam menjaga keberadaan burung migran di TN Wasur agar terhindar dari kepunahan, antara lain :
a. Melakukan inventarisasi dan identifikasi potensi kawasan yang menjadi habitat burung-burung migran;
b. Memperbaiki atau memulihkan kerusakan habitat tumbuhan, satwa, atau ekosistem, di setiap kawasan konservasi pada prinsipnya dapat dilakukan pembinaan habitat yang dalam pelaksanaannya harus tetap memperhatikan prinsip-prinsip konservasi;
c. Untuk memperbaiki kualitas dan kuantitas jenis tumbuhan dan satwa agar tetap berada dalam keadaan seimbang dan dinamis, di setiap kawasan konservasi pada prinsipnya dapat dilakukan pembinaan populasi yang dalam pelaksanaannya harus tetap memperhatikan prinsip-prinsip konservasi;
d. Kegiatan rehabilitasi dapat dilakukan di setiap kawasan konservasi dengan tetap memperhatikan segi teknis dan ilmiah. Rehabilitasi dilakukan atas dasar adanya kebutuhan untuk memperbaiki kondisi kawasan yang rusak atau menurun potensinya.
e. Melakukan kegiatan perlindungan dan pengamanan kawasan yang menjadi habitat burung migran;
f. Melakukan kegiatan penyuluhan secara kontinyu kepada masyarakat akan pentingnya keberadaan burung-burung migran.
g. Pembinaan daerah penyangga dititikberatkan pada upaya peningkatan hubungan yang harmonis antara masyarakat dan kawasan konservasi yang sedemikian rupa sehingga kehadiran kawasan konservasi dapat dirasakan manfaatnya.
Untuk bisa melihat perubahan yang ada di TN Wasur, perlu adanya monitoring yang dilakukan secara berkesinambungan, baik monitoring habitat maupun satwa yang ada terutama burung-burung migran. Identifikasi tempat – tempat yang diperkirakan sebagai tempat migran di Taman Nasional Wasur sehingga akan mendapatkan data yang berkelanjutan untuk monitoring sepanjang tahun.


Sumber: Taman Nasional Wasur

Minggu, 18 September 2011

Daftar Taman Nasional di Indonesia

Bali dan Nusa Tenggara

Jawa

Kalimantan

Maluku dan Irian Jaya

Sulawesi

Sumatra

Sabtu, 17 September 2011

Fosil Badak Purba Ungkap Sejarah Zaman Es

LOS ANGELES - Fosil badak berbulu purba yang baru ditemukan oleh ilmuwan di Tibet dikatakan dapat mengungkap sejarah evolusi hewan tersebut untuk wilayah Amerika Utara dan Eurasia (Eropa dan Asia) pada Zaman Es.

Fosil berjenis Coelodonta Thibetana berusia sekira 3,7 juta tahun atau satu juta tahun lebih awal dari jenis badak purba berbulu lainnya. Demikian seperti yang dikutip dari Gulf News, Minggu (4/9/2011).

Penemuan yang dipublikasikan di jurnal Science tersebut, mengarahkan para ilmuwan pada sebuah teori bahwa sebelum Zaman Es mulai, dataran tinggi Tibet mungkin menjadi tempat dari mamalia-mamalia besar untuk berevolusi.

Masih banyak yang harus para ahli paleontolgi lacak untuk kasus evolusi mamalia berbulu raksasa lainnya di Zaman Es, yang mengambil waktu sekira 2,6 juta sampai 10 ribu tahun yang lalu. Banyak dari hewan-hewan ini dipercaya telah berevolusi di wilayah Eurasia, untuk menghadapi lingkungan dingin pada Zaman Es.

"Fosil Coelodonta Thibetana yang ditemukan di Zanda Basin, Tibet, ini mampu menjelaskan sedikit mengenai evolusi dari hewan-hewan tersebut," ujar Xiaoming Wang, ahli paleontolgi dari Natural History Museum of Los Angeles County.

Tim peneliti yang dipimpin oleh Wang dalam penelitiannya di dataran tinggi Tibet menyangka dapat menemukan fosil tersebut. Dataran tinggi Tibet secara geografis memang sedikit menyulitkan para paleontologi dalam melakukan penelitian, hingga sampai saat ini baru sedikit baru wilayah yang terjamah oleh ilmuwan.

Kembalinya Zaman Es

1. Kita bukanlah penyebab terjadinya Pemanasan Global. Dalam kadar maksimal, hanya 3 % gas karbondioksida (CO2) yang dihasilkan umat manusia. Jumlah CO2 dalam udara saat ini menyerap hampir semua radiasi yang ada. Jadi, tak ada hubungan antara kaitan jumlah kadar CO2 dan radiasi.

2. 17.000 orang imuwan menandatangani petisi yang menyatakan bahwa CO2 yang dihasilkan manusia bukanlah penyebab pemanasan global. Peningkatan kadar CO2 sebanyak 30 % persen di atmosfir kita dalam 100 tahun terakhir adalah akibat kenaikan suhu laut. Dan naiknya temperature laut disebabkan meningkatnya gempa dan aktivitas vulkanik.

3. Selama ini kita belajar di sekolah bahwa Zaman Es hanya terjadi sekali dalam sejarah. Tapi, nyatanya, Zaman es terjadi beberapa ratus kali.

4. Matahari bersifat elektromagnetis. Inilah yang mengakibatkan timbulnya bintik matahari, yang terus bertambah. Bumi juga bersifat elektromagnetik. Pada waktu-waktu
tertentu, kutub magnetic akan berubah. Dan perubahan ini diakibatkan
perubahan pada tata surya kita.

5. Di masa lalu, saat perubahan kutub terjadi, dibarengi juga dengan aktivitas
vulkanik, gempa, zaman es dan kepunahan. Terjadi secara serentak. Perubahan ini terjadi dalam waktu yang sangat singkat. Bayangkan, dalam satu malam, suhu bisa turun 20 derajat!

6. Zaman es berulang secara periodik setiap 11.500 tahun.

7. Satu inci hujan menghasilkan 10 inci salju. Di tahun 2007 ini, Colorado tertutup salju setinggi 30 kaki dalam satu kali badai saja. Baca kisahnya di
www.iceagenow.com/Record_Lows_2007.htm

8. Saat ini, Kutub Artik memiliki suhu yang cukup dingin untuk mengakibatkan
Zaman Es. Yang dibutuhkan Cuma tambahan kelembaban sedikit saja, untuk
menghasilkan lebih banyak salju. Saat ini dengan meningkatnya temperatur air laut akibat pergerakan vulkanik, kelembaban semakin meningkat di Kutub Artik.

9. Untuk melihat daftar Glasir (glacier) yang mulai terbentuk saat ini, lihat TKP gan
www.iceagenow.com Data ini tidak dimuat oleh media massa. Besar kemungkinan, kita semua akan mengalami Zaman es.

Bencana Alam Penyebab Kiamat

Selain banjir, senjata nuklir, polusi lingkungan, memburuknya iklim, dan lain sebagainya, menurut laporan majalah Discovery, AS, para ilmuwan juga memperhitungkan puluhan jenis bencana alam atau ulah manusia yang bisa mengakibatkan manusia mendekati kepunahan.
Jaman sekarang, setiap saat orang-orang menyebarkan informasi tentang kepunahan spesies, sehingga kita mulai menyadari bahwa ini bukan sebuah fenomena perputaran alam yang baik.
Para ilmuwan telah memperkirakan, bahwa rasio kepunahan spesies organisme sekarang adalah 1.000 kali lipatnya zaman fosil, menurut statistik bahwa di atas bumi secara aktual terdapat 99% spesies berada di ujung kepunahan.

Dan pembunuh-pembunuh yang menghancurkan spesies ini, sebagian besar disebabkan aktivitas peradaban manusia saat ini. Aktivitas-aktivitas ini menyebabkan berbagai jenis makhluk hidup di bumi, termasuk manusia sendiri secara perlahan-lahan menuju ke dalam kondisi yang kritis, ada beberapa kondisi yang mungkin dapat dialami dalam gerakan putaran alam.
Mungkin Anda akan menganggap bahwa peringatan di atas hanya imajinasi sastrawan, namun di bawah pengamatan dan penyelidikan ilmuwan ditemukan bahwa dalam sejarah ratusan juta tahun, di atas bumi berkali-kali menyisakan bekas-bekas dihancurkan.

Gempa bumi dan Perubahan Kerak Bumi

Dari sejumlah besar bangunan yang ditemukan di samudra, dengan fosil makhluk hidup samudra di atas daratan.
Semua ini cukup membuktikan “samudra berubah jadi sawah ladang, dan sawah ladang berubah jadi samudra (dunia mengalami perubahan besar)”, daratan tenggelam ke samudra, perubahan kerak bumi dasar laut yang naik menjadi daratan adalah fenomena yang sangat normal dalam aktivitas bumi.
Seperti misalnya Danau Lago Titicaca di Bolivia, Amerika Selatan, meski terletak di atas dataran tinggi, namun di kawasan sekeliling danau muncul jutaan fosil kulit kerang samudra, dan hingga sekarang masih terdapat makhluk samudra di danau tersebut, nelayan dapat menjala kuda laut, udang bercapit hijau dan kerang-kerangan.
Ini menunjukkan bahwa pada zaman dulu, dataran tinggi di sini mungkin masih berada di dasar laut, namun, karena perubahan kerak bumi, di desak hingga naik ke atas, dan masa terjadinya diperkirakan kurang lebih pada seratus juta tahun lampau. Daratan Atlantis dalam legenda, adalah peradaban yang hilang tenggelam ke laut karena perubahan kerak bumi.

Kerak Bumi Berubah Posisi

Ketika professor Charles H.Hapgood sedang mempelajari peta kuno Kutub Selatan, ia pernah mengemukakan hipotesa peralihan kerak bumi (Earth Crust Displacement).
Dalam kondisi tertentu, segenap kerak luar bumi mungkin dapat menggerakkan posisinya secara menyeluruh, bagaikan selembar kulit jeruk tak berisi, setelah kendor dan terkelupas, akan menggerakkan segenap posisinya.
Menurut hipotesa tersebut, kerak bumi setebal 30 mil dapat meluncur di atas inti bumi yang tebalnya 8 ribu mil, beberapa sarjana AS mengaitkan hipotesa ini dengan bencana dahsyat di Alaska dan Siberia pada 11 ribu tahun lampau. Mereka memprediksikan daratan di Kutub Selatan saat ini, ternyata adalah daerah berjarak sekitar 2 ribu mil sebelah utara Kutub Selatan.
Dan sebelum adanya peradaban manusia ini, minimal pada 6 ribu tahun silam, telah terjadi peralihan kerak bumi, segenap kerak bumi menggerakkan posisi, hingga menggeser daratan Kutub Selatan ke posisinya saat ini. Ini membuat daratan yang hangat mendadak menjadi dingin, dan secara perlahan diselimuti dengan es dan salju.
Dan di saat bersamaan, Alaska dan Siberia juga mengarah ke Kutub Utara, sehingga membuat daratan yang semula hangat dalam sekejab menjadi dingin “membeku”. Ini secara rasional telah menjelaskan tentang lapisan tanah beku di utara Siberia, gajah raksasa berbulu panjang yang ditemukan serta sejumlah besar binatang yang tidak dapat hidup di daerah dingin, seperti misalnya badak, banteng, kuda, gezelle, srigala, machairodont (harimau bergigi pedang), singa dan sebagainya, selain itu juga ada mayat manusia.

Ledakan Sinar Gamma

Sinar Gamma adalah ledakan dengan kekuatan terdahsyat yang sudah diketahui di alam semesta saat ini, dan pengetahuan yang dipahami ilmuwan atas hal ini masih sangat terbatas.
Ilmuwan mendapati, bahwa sinar gamma (Gamma Ray Burst, GRB) yang berasal dari galaksi luar yang jauh, adalah energi yang dilepaskan kembali setelah hancurnya 2 bintang tetap, energi pancarannya sangat kuat dan tak dapat diduga, kurang lebih seribu kali lipatnya matahari.
Sebelum perubahan besar ini terjadi, manusia sama sekali tidak dapat mengamati perubahan sesudahnya, sehingga dengan demikian juga tidak tahu bagaimana cara mengantisipasinya. Jika terjadi, maka meski berada di tempat sejauh seribu tahun cahaya, dan meski pada malam yang biasanya cerah di sebuah tempat yang jauhnya tidak dapat Anda saksikan, ia juga akan terang secara tiba-tiba seperti matahari, kemudian melepaskan energi yang maha besar, dan menyinari bumi dengan pancarannya.
Meskipun lapisan atmosfer dapat melindungi kita terhindar dari serangan sinar Gamma dan sinar -X, namun pancaran-pancaran berenergi tinggi ini dapat membuat lapisan atmosfer menjadi panas dan menghasilkan nitrogenoksida, yang dapat secara serius merusak ozonosfer (lapisan ozon).
Yang lebih parah adalah ini dapat secara langsung mengacaukan proses fotosintesis plankton di samudera (mereka dapat menyuplai oksigen bagi atmosfer), merusak ekologi sekaligus juga menghancurkan rantai makanan.
Jarak sinar gamma yang ditemukan saat ini sangat jauh dari kita, meski pengetahuan yang diketahui ilmuwan atas hal ini sangat terbatas, namun dapat dibayangkan akibat yang mengerikan seandainya secara tiba-tiba ia menyinari bumi kita.
Planet Menabrak Bumi
Pada 1908 silam, sebuah meteorit komet setinggi kurang lebih 200 kaki (± 60 m) pernah melintasi lapisan atmosfer, dan mengenai kawasan, Siberia, akibatnya terjadi ledakan di kawasan tersebut.
Menurut perhitungan astronom bahwa peristiwa sejenis akan terjadi setiap 100-300 tahun. Peristiwa ini, seandainya terjadi di samudera atau daerah yang jarang penduduknya, yang mana meskipun rasio kemungkinan manusia terhindar dari bencana ini sedikit lebih besar, namun ilmuwan mengatakan: terhadap planet besar, tidaklah penting di mana posisi yang diterjang mereka (planet).
Jika meteorit selebar ½ mil (± 800 m) menabrak bumi (± setiap 250 ribu tahun) meski tidak sampai menyebabkan kepunahan seluruh umat manusia, namun cukup memusnahkan pembangunan peradaban umat manusia sekarang.
Sebuah meteorit selebar 5 mil menabrak bumi dapat menimbulkan gempa, tsunami, letusan gunung berapi, dan mengakibatkan kepunahan yang lebih dahsyat, sama seperti akhir zaman dinosaurus.
Pada 1994 silam, ilmuwan berhasil mengamati seluruh proses tabrakan Comet Shoemaker-Levy 9 dengan Jupiter, ini menjelaskan bahwa planet menabrak bumi bukan tidak mungkin, juga bukan peristiwa mengerikan yang baru akan terjadi ratusan tahun kemudian.
Lubang Hitam
Sistim galaktik pada umumnya dipenuhi dengan Lubang Hitam (black hole). Menurut prediksi ilmuwan secara garis besar, bahwa dalam sistem galaktik terdapat sekitar satu juta lubang hitam, benda-benda ini beredar sama seperti bintang lainnya.
Seandainya ada sebuah planet sedang akan mendekati kita, hal itu bisa kita prediksi, tapi jika seandainya itu adalah lubang hitam maka kita tidak akan mendapat peringatan. Jika sebuah planet yang akan menabrak bumi, para ilmuwan puluhan tahun silam bisa saja mengamati dan memprediksikan waktu maupun energinya secara konkret.
Namun lubang hitam tidak akan menabrak atau menghancurkan bumi, akan tetapi, ia -dengan kekuatan gravitasinya yang luar biasa- dapat mengacaukan orbit peredaran benda langit, sehingga suhu di bumi akan mengalami perubahan yang drastis.

Badai Matahari

Selama beberapa tahun terakhir ini, matahari sudah memasuki perubahan periodik medan magnetik yang terjadi setiap 10-11 tahun. Dalam masa demikian, partikel dan pancaran kemungkinan akan menerpa ke bumi dengan kecepatan 1juta km/jam. Dan ancamannya terhadap bumi, adalah suatu hal yang tak dapat diperhitungkan para ilmuwan.
Pada April 2001 silam, sebagaimana yang diperkirakan ilmuwan, telah terjadi ledakan bintik matahari yang dahsyat di permukaannya, dan ini merupakan salah satu ledakan terbesar yang tercatat selama ini, untungnya solar Flare (letusan gas matahari) tidak mengarah ke bumi (lihat pada foto di atas).
Karena itu sebagian besar energi yang dilepaskan letusan protuberan tidak akan sampai menerjang bumi. Letusan protuberan atau gas matahari disebabkan ledakan tiba-tiba dari energi magnetik.
Letusan ini dapat menambah kecepatan gerak partikel matahari hingga mendekati kecepatan cahaya dalam beberapa detik, sekaligus membuat suhu di permukaan matahari naik hingga jutaan derajat.
Energi yang dilepaskan letusan protuberan bahkan mencapai miliaran ton energi yang dihasilkan ledakan bahan peledak.
( http://unik.bengkel-matematika.com/bencana-alam-penyebab-kiamat.html )

Kejadian Alam

1. Moonbows / Pelangi Bulan

http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/6/6d/LunarRainbowVicFalls_small.jpg
Pelangi terjadi karena matahari bersinar pada tetesan-tetesan air embun, biasanya terjadi pada atmosfir setelah hujan. Moonbow lebih jarang terjadi, hanya dapat dilihat pada malam hari ketika bulan ada pada titik rendah pada saat bulan purnama sampai hampir purnama. Satu tempat popular untuk melihat Moonbow adalah di air terjun Cumberland di kentucky AS.

2. Mirages / Fatamorgana

http://inlinethumb22.webshots.com/34645/2656832380104181437S600x600Q85.jpg
Fatamorgana muncul ketika cahaya terbias dan menghasilkan gambar dari suatu object atau langit padahal sebenarnya tidak ada. Fenomena ini biasanya terjadi di permukaan panas, seperti jalan aspal atau gurun pasir. ( en.wikipedia.org )

3. Belt of Venus

http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/0/06/Moon_and_red_blue_haze.jpg/800px-Moon_and_red_blue_haze.jpg
The Venus Belt / Sabuk Venus adalah fenomena yang muncul pada saat senja yang berdebu ketika sekumpulan langit kemerahan dan kecoklatan muncul diantara langit dan cakrawala. ( en.wikipedia.org )

4. Noctilucent Cloud / Awan Noctilucent

http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/d/d7/Noctilucent_clouds_over_saimaa.jpg/450px-Noctilucent_clouds_over_saimaa.jpg
Awan Noctilucent adalah awan yang sangat tinggi secara atmosfir yang membiaskan cahaya pada senja ketika matahari telah tenggelam, mengiluminasi/menyinari langit dengan sumber cahaya yang tak tampak. ( en.wikipedia.org )

5. Aurora Borealis

http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/0/07/Aurore_australe_-_Aurora_australis.jpg
Pada belahan dunia selatan juga dikenal dengan nama Aurora Australis, Aurora Borealis adalah partikel bermuatan listrik dari matahari yang telah mencapai bagian teratas atmosfir bumi dan menjadi sangat aktif. Aurora biasanya sering terlihat di daerah dekat kutub dan pada waktu dimana siang dan malam sama panjang. (en.wikipedia.org )

6. Mammatus Clouds / Awan Mammatus

http://upload.wikimedia.org/wikipedia/en/thumb/e/ed/Middleeastmamatus.JPG/800px-Middleeastmamatus.JPG
Bentuk awan yang aneh ini sering diasosiasikan dengan badai, dan tidak dapat dimengerti sepenuhnya bagaimana awan ini terbentuk. (en.wikipedia.org )

7. Fire Whirls / Pusaran Api

http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/9/9f/Fire-whirl.jpg
Fire whirls / pusaran api adalah tornado yang berputar terlalu dekat dengan kebakaran hutan atau pusaran yang terbentuk karena terdapat terlalu banyak panas di area tersebut. ( en.wikipedia.org )

8. Pyrocumulus Clouds / Awan Pyrocumulus

http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/a/a1/Wildfire_in_Yellowstone_NP_produces_Pyrocumulus_cloud.jpg/800px-Wildfire_in_Yellowstone_NP_produces_Pyrocumulus_cloud.jpg
http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/4/4f/Pyrocumulus_Cloud_Station_Fire_082909.jpg/800px-Pyrocumulus_Cloud_Station_Fire_082909.jpg
Awan Pyrocumulus adalah fenomena lainnya yang berhubungan dengan panas yang terbentuk karena panas yang meluas dan intens dari suatu daerah yang membentuk awan comulus. Gunung berapi, kebakaran hutan, dan ledakan nuklir (dalam bentuk mushrom clouds) adalah penyebab utama terjadinya pyrocumulus clouds. (en.wikipedia.org )

9. Sun Pillars / Pilar Matahari

http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/8/82/FairbanksUAFLightPillars.jpg
http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/a/a1/Sunset_in_Saguaro_National_Park.JPG/450px-Sunset_in_Saguaro_National_Park.JPG
Sun pillars / pilar matahari timbul ketika matahari yang tenggelam memantulkan tinggi awan es pada lapisan yang berbeda. Hal ini menghasilkan pilar cahaya yang tinggi menjulang hingga ke langit. sangat mungkin juga untuk menyaksikan moon pilar atau pilar bulan. (en.wikipedia.org )

10. Virga

http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/2/2c/Nimbostratus_virga.JPG/800px-Nimbostratus_virga.JPG
http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/9/9d/Virga_05.jpg/800px-Virga_05.jpg
Virga adalah fenomena yang terjadi saat kristal es di awan jatuh, namun menguap sebelum menyentuh tanah. Virga muncul seperti ekor / jejak dari awan yang menggapai permukaan tanah, kadangkala membentuk awan seperti ubur-ubur. ( en.wikipedia.org )

11.Katabatic Winds / Awan Katabatic

http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/b/b0/Vent_catabatique_-_Catabatic_Wind.jpg
http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/7/71/Sea_ice_by_fruchtzwerg%27s_world.jpg/397px-Sea_ice_by_fruchtzwerg%27s_world.jpg
Ini adalah angin yang membawa udara padat dari tempat yang lebih tinggi ke tempat yang lebih rendah karena gravitasi. Katabatic winds dikenal secara lokal sebagai santa ana (california selatan), mistral (mediterania), Bora (laut adriatic) Oroshi (jepang), Pitaraq(greenland), dan wailliwaw (tierra del fuego). Williwaw dan angin yang bergerak di atas antartika biasanya berbahaya, bertiup dengan kecepatan 100 knot. ( en.wikipedia.org )

12. Fire Rainbow / Pelangi Api

http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/2/22/CircumhorizonArcIdaho.jpg
Fire rainbow adalah fenomena yang sangat jarang yang muncul hanya pada saat matahari sedang tinggi yang membuat sinarnya melewati awan cirrus yang tinggi yang berisi kristal-kristal es. ( en.wikipedia.org)

13. Green Ray

http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/4/40/GreenFlash.jpg/800px-GreenFlash.jpg
http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/d/d2/Big_green_flash.JPG/800px-Big_green_flash.JPG
Juga dikenal dengan nama Green Flash. Fenomena ini muncul sangat singkat sebelum matahari benar-benar tenggelam dan setelah matahari terbit. Fenomena ini muncul sebagai kilatan / cahaya hijau diatas matahari yang berlangsung sangat cepat, biasanya hanya beberapa saat. Hal ini muncul karena pembiasan cahaya di atmosfir. (en.wikipedia.org )

Minggu, 04 September 2011

Mempercantik Blog

Buat Musik di blogspot

Dalam blogspot ini kita di perboleh kan untuk menambah musik agar si pembaca kita tidak merasa jenuh ketika membaca tulisan kita .


Ada beberapa cara yang ingin saya bagi ke temen - temen untuk bisa pasang musik MP 3 di blog kalian yang masih mau memulai buat blog.
Caranya sebagai berikut :

1. Kamu bisa dwonload Di Youtube sesuai lagu yang kamu mau pilih

Setelah dapat lagu kesukaan kamu kamu langkahnya sebagai berikut:
Templete -----> Tambahkan Eleman Halaman ----->Baris Vidio----> Beri Judul Musik -->
Saluran alamat Blog kamu -----> Kata Kunci ( Masukan Judul Lagu sesuai di Youtube)----> selesai .2. Kita Bisa Juga Buat Musik MP3.

Caranya sebagai berikut

1. Kunjungi http://www.Musik-live.net
2. Daftar di Musik - live - net .
3. setelah di setujui kamu masuk / login
4. Setting sesuai keinginan Kamu .
5. Cari Code to Clipboard

Setelah dapat kode HTML dari www. Musik-Live.net kemudian kalian masuk ke blogger cari eleman halaman tambahan -----> Tambahkan HTML / JavaSrip ------> Copy Paste Kode HTML Musik -Live. Net kedalam halaman ----> Simpan -----> Selesai.


Membuat Bener Sponsor Lowongan Kerja


Membuat Bener Lowongan PekerjaanDari sebuah situs yang pernah saya baca di salah satu situs mengenai surve kegiatan seeorang di Dunia Maya apa aja yang di cari oleh pengunjung dalam pencarian suatu artikel adalah pada dasar nya mereka pada mencari situs - situs dewasa, situs pendidikan dan situs bisnis dan tak kalah salah satunya situs pencari lowongan pekerjaan .

Apa salahnya bisa dalam Blogspot kita juga kita kasih sebuah bener situs yang menyediakan lowongan pekerjaan dengan satu harapan pengunjung merasa betah dan klik - klik tulisan kita .
Salah satu bener yang saya pakai disini adalah http://www.loker.web.id/lowongan/link-to-us/
dari situ kita bisa langsung dapat code link us as untuk bisa kita pasang di blogspot kita.
Selamat mencoba.


Menempatkan Friendster di blogspot


Mungkin ada diantara blogger mempunyai blog di friendster namun belum mengetahui caranya (dan ingin) memberi asesoris pada blog friendster seperti pada blogspot, mungkin bisa menambah kecantikan blog kamu dan friendster yang udah km pernah buat dan temen - temen kamu masih bisa berhubungan dengan kamu .


maka tips berikut ini bisa dicoba.


1. login akun friendster


2. klik MYBLOG


3. klik menu TYPELISTS

scroll ke kanan bawah, akan menemukan CREATE A NEW TYPELIST

LIST TYPE = pilih LINK

LIST NAME = beri nama link yang akan dibuat

klik CREATE NEW LIST (akan masuk pada jendela MANAGE dan CONFIGURE)


4. MANAGE

- klik ADD A NEW ITEM bila list yang akan dibuat lebih dari 1

LINK TITLE = diisi dengan nama link

LINK URL = diisi dengan link

NOTES = diisi bila linknya berupa kode html (code generate) misalnya jam, shoutbox, flickr, dll.

- klik SAVE ITEM

- klik ADD THIS LIST TO YOUR BLOG(S) untk memunculkan list yang telah dibuat pada konten blog kita


5. CONFIGURE

- pada ADVANCED CONFIGURATION - DISPLAY NOTE --> pilih AS TEXT


6. klik menu BLOGS

- klik EDIT DESIGN - CONTENT --> beri tanda cek (v) pada list yang telah dibuat (YOUR TYPELIST)

- klik PREVIEW untuk melihat hasil sementara, kemudian klik SAVE CHANGES bila sudah sreg dengan konten yang dibuat.

- untuk mengatur tampilan konten, klik ORDER kemudian atur sesuai keinginan dan klik SAVE CHANGES.




Aksesoris Blog

Kalau diumpamakan, blog itu berjenis kelamin perempuan. Dan, karena itu, perlu dihiasi dg aksesoris supaya selalu tampak cantik dan dapat menarik hati kaum blogger (yg ini berjenis laki-laki).


Berikut sejumlah "perhiasan" blog yg dapat dipasang di blog Anda yg berfungsi tidak hanya sebagai perhiasan tapi juga untuk menarik hati kaum blogger (baca, pengunjung) dan search engine. Sekali lagi perlu diingat, aksesoris ini hanya dapat dipasang pada blog yg templatenya dapat diedit seperti blogspot.com.


Langkah selanjutnya anda masuk adalah

a. Masuk ke Template

b. Tambah Sebuah Eleman Halaman

c. Cari Eleman Tambahan Halaman HTML/JavaScript


Langkah - langkah tersebut akan tampil seperti contoh gambar sebagai berikut :



Eleman Tambahan Halaman untuk asesoris yang bisa kita tambah kan ke blog kita antara lain :



1. Bukutamu


Bukutamu blog disebut juga dg shoutbox atau tagboard. Sama dg bukutamu website, tapi bentuknya lebih sederhana. Banyak situs penyedia bukutamu blog gratis yg bisa Anda cari di google dg kata kunci shoutbox atau tagboard. http://shoutmix.com termasuk penyedia bukutamu blog yg disukai yg servernya cukup stabil.


Caranya:

(a) Daftar di alamat di atas, ikuti semua perintahnya; (b) Setelah selesai, log-in dg id dan password yg sudah terdaftar; (c) Klik menu "Code Generator"; (d) Pilih Full-frame shoutbox; (e) Klik "Generate the Code"; (f) Copy kode HTML yg ada, dan masukkan ke template blog Anda di bagian Sidebar; (g) Klik SAVE SETTING & REPUBLISH. Selesai.


Fungsi dari bukutamu blog ini seperti yg Anda tahu untuk membuat interaksi pemilik blog (blogger) dg pengunjung lebih aktif dan menunjukkan bahwa kita orangnya cukup accessible.




2. Statistic dan Tracker


Berfungsi untuk mengetahui berapa pengunjung yg datang setiap harinya, setiap minggu, dan bulan dan dari negara mana saja. Selain itu, ia memberi tahu kita lewat mana pengunjung itu datang: lewat pencarian di google atau via blog/situs lain yg memasang link blog kita. Statistic/tracker gratis yg paling terkenal ada dua Sitemeter dan Extreme Tracking. Klik link berikut untuk mendaftar: (a) http://www.sitemeter.com/?a=newaccount (b) http://www.extreme-dm.com/tracking/?reg Setelah daftar, login dan masukkan kode HTML-nya di blog Anda.


3. Kamus Online


Kalau blog Anda berbahasa Inggris, Anda bisa memasang Kamus Indonesia-Inggris dan Inggris-Indonesia di blog Anda supaya pengunjung Indonesia yg lagi belajar bahasa Inggris bisa betah nongkrong. Kode HTML-nya bisa diambil di http://kamus.net


4. Jadual Shalat


Bagi blogger Muslim, www.islamicfinder.org menyediakan jadual shalat lima waktu yg bisa ditempel di blog. Anda bisa pilih berdasarkan kota dan negara. Silahkan ambil kodenya di link berikut: http://www.islamicfinder.org/index.php?inl_language


6. Jam Dinding


Tidak cukup dg jam tangan dan jam di HP atau Anda merasa dinding blog Anda perlu dipasang jam? Silahkan pilih di http://clicklink.com dan ambil kodenya.


7. Peta Kampung Kita


Bagi yg ingin melihat nama dan peta kampung kelahiran nempel di blog, silahkan daftar di http://feedmap.net


Caranya,

(a) masuk ke http://feedmap.net; (b) Klik "Explore Blog", akan muncul peta dunia; (c) Pilih negara Indonesia dg cara klik kanan secara terus menerus mouse komputer Anda dan geser/putar peta dunia tsb. ke kanan/kiri sampai ketemu peta Indonesia. (d) Setelah peta Indonesia ditemukan, perbesar fokus peta dg cara mengklik 2x secara berulang-ulang; (e) Pilih kawasan atau propinsi yg paling dekat dg kampung kelahiran Anda, dan perbesar fokus peta dg mengklik berkali-kali sampai tidak dapat diperbesar lagi; (f) Setelah nama kampung kelahiran atau kota terdekat dari kampung kita tampak, arahkan panah mouse ke kota tsb dan klik kanan mouse; (g) Akan tampil menu "Add Blog", klik menu ini; (h) Akan muncul kotak, isi alamat blog Anda. Contoh, http://wynwira-business.blogspot.com (jangan lupa pake awalan http://; (i) Klik submit; (j) Apabila berhasil, maka akan muncul tulisan: Thank You! Di bawahnya ada tiga kotak yg berisi kode html untuk BLOGMAP, NEIGHBLOGMAP BUTTON, dan LOCAL BLOGROLL. Copy ketiga kode HTML tsb. dan paste di sidebar blog Anda.